Masya Allah, Anak-anak Gaza Ini Tetap Menghafal Alquran Meski Terancam Serangan Rudal
Meski terancam serangan rudal oleh agresi militer Israel terhadap Gaza, namun hal tersebut tidak menyurutkan ratusan santri di Rumah Tahfidz Daarul Qur’an Gaza untuk tetap menghafal Alquran. Meskipun suara roket terdengar bergitu nyaring, kegiatan tahsin dan tahfidz tetap dilangsungkan.
Kepala Program Pendidikan Rumah Tahfidz Daarul Qur’an Gaza, Ustadz Ghazi Elwan mengatakan, sejatinya ada 11 kelas tahfidz dan tahsin yang yang terletak di Jabalia, Hay Al-Shuja'ia dan Al-Zaytun. Namun, kegiatan pendidikan Alquran hanya berlangsung di enam kelas karena lima kelas lainnya sangat berdekatan dengan sasaran roket.
"Sayangnya, kami terpaksa menghentikan aktivitas di lima kelas tahfidz karena berdekatan dengan sasaran roket. Kami juga berencana memindahkan para siswa ke lokasi yang lebih aman agar mereka dapat menghafal Alquran dengan tenang,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa sampai saat ini jumlah siswa yang belajar di Rumah Tahfidz Darul Qur’an Gaza mencapai 240 orang. Untuk itu, ia pun memohon doa dan dukungan agar masyarakat Indonesia senantiasa mendukung para generasi penerus dakwah Qur’an di Palestina.
"Serangan roket terhadap Gaza telah mempengaruhi kondisi kejiwaan siswa. Mereka ketakutan saat mendengar ledakan roket. Akibatnya, konsentrasi mereka menjadi terganggu. Karena itu, jika situasi sudah tenang, kami berencana melaksanakan program hiburan dan rekreasi demi mengembalikan semangat para siswa," ungkapnya.
Diketahui, kondisi Gaza kembali memanas. Eskalasi bermula pada Ahad (23/2/2020) pagi, saat Israel Defence Forces (IDF) menembak mati seorang warga Palestina yang dituding memasang bom di perbatasan Gaza. Kemudian, pasukan Israel dengan buldoser dan juga sniper menerobos ke perbatasan Gaza untuk merebut jasad korban yang bernama Muhammad Ali Al-Naem.
Video yang tersebar di media sosial itu pun memperlihatkan IDF menembak sejumlah petani Gaza yang berupaya menyelamatkannya. Buldoser tersebut lalu mengangkut jenazah Ali Naem dengan cara tak manusiawi. Tindakan IDF tersebut dikecam Jihad Islami. Faksi perlawanan Gaza tersebut bersumpah akan membalas perlakuan IDF yang tidak menghormati manusia.
Sedangkan pada malam harinya, Jihad Islam melepas 20 roket ke permukiman Israel di sekitar Gaza, lalu ke kota Siderot dan Ashkelon. Serangan tersebut dibalas IDF dengan roket ke Jalur Gaza dan Damaskus. Empat warga Palestina di Gaza pun dilaporkan terluka. (mga/PPPA)

0 Response to "Masya Allah, Anak-anak Gaza Ini Tetap Menghafal Alquran Meski Terancam Serangan Rudal"
Post a Comment